← Sefrekuensi NewsUnduh App

Kenapa Banyak Anak Muda Mulai Apatis Sama Politik?

Sefrekuensi News · 10 Juli 2026

Kenapa Banyak Anak Muda Mulai Apatis Sama Politik?

Kalau dengar kata "politik", banyak orang langsung bilang, "Ah, ujung-ujungnya sama aja." Padahal, sadar atau tidak, hampir semua hal yang kita rasakan setiap hari punya kaitan dengan kebijakan. Harga BBM. Pajak. Biaya sekolah. Layanan kesehatan. Transportasi umum. Internet. Bahkan peluang kerja. Semuanya dipengaruhi oleh keputusan politik. Masalahnya Bukan Politiknya Banyak anak muda sebenarnya peduli. Tapi mereka lelah melihat politik yang lebih sering diisi saling serang daripada adu gagasan. Akibatnya, muncul rasa apatis. Padahal ketika orang baik memilih tidak peduli, keputusan tetap akan dibuat—hanya saja tanpa suara mereka. Beda Pendapat Itu Wajar Dalam demokrasi, perbedaan pilihan bukan musuh. Yang berbahaya justru ketika kita berhenti berdiskusi dan mulai saling membenci. Setuju atau tidak, semua warga negara punya hak yang sama untuk menyampaikan pendapatnya. Yang penting adalah menyampaikan dengan data, menghargai orang lain, dan siap menerima kritik. Politik Bukan Cuma Soal Pemilu Politik juga tentang bagaimana kita ikut mengawasi kebijakan, memberi masukan, dan menjaga agar pemimpin tetap bekerja untuk masyarakat. Karena demokrasi bukan acara lima tahunan. Demokrasi adalah proses yang berjalan setiap hari. Menurut kalian... Apakah anak muda saat ini sudah cukup peduli dengan politik, atau justru semakin apatis? Yuk diskusi dengan saling menghargai. Boleh berbeda pendapat, tapi jangan saling menyerang.